Ngablak

STRUKTUR :

 

VISI DAN MISI

VISI
Pemberian pelayanan yang sesuai standar

MISI
- Kepuasan klein adalah tujuan kami
- Pelayanan yang kami berikan tanpa memandang status sosial
 

PROGRAM UNGGULAN

 

TENTANG PUSKESMAS

A. GAMBARAN UMUM

1. KEADAAN GEOGRAFIS

Wilayah kerja Puskesmas Ngablak merupakan sebagaian dari wilayah Kabupaten Magelang yang berjarak sekitar 40 km Kota Mungkid ibu Kabupaten Magelang. Secara geografis wilayah kerja

Puskesmas Ngablak berbatasan dengan :

Utara                      :Kabupaten Semarang
Selatan                    :Kecamatan Pakis
Barat                      :Kecamatan Grabag
Timur                      :Kabupaten Semarang


2. WILAYAH ADMINISTRASI PEMERINTAHAN

Wilayah kerja Puskesmas Ngablak secara administratif terdiri dari 16 desa yang ada di Kecamatan Ngablak dengan luas wilayah wilayah kerja 38,82 km², dengan kondisi geografis yang sebagian besar adalah pegunungan. Semua desa di wilayah kerja Puskesmas Ngablak  bisa dijangkau dengan sarana tranportasi yang ada ( mobil / motor ) baik pada  musim kemarau maupun musim hujan. Penggunaan luas wilayah Puskesmas Ngablak Sebagaian besar adalah untuk lahan pertanian (lahan sawah dan bukan sawah/perkebunan) dan lahan bukan pertanian (rumah, bangunan dan halaman).


3. KONDISI DEMOGRAFI

   a. Kepadatan Penduduk

Berdasarkan data Kecamatan Ngablak dalam Angka 2010 menunjukkan bahwa  jumlah penduduk di wilayah kerja Puskesmas Ngablak tahun 2010 sebesar 41.322 jiwa, dengan kepadatan penduduk 1.064 jiwa perkilometer persegi dan rata-rata angota keluarga setiap rumah tangga 3,6 jiwa. Data jumlah penduduk disajikan Lampiran pada tabel 1 dengan jumlah penduduk terbanyak ada di Desa Girirejo dengan jumlah penduduk 5.348 jiwa.
 
   b. Struktur Penduduk Menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
Jumlah penduduk pada tahun 2010 yang paling banyak yaitu kelompok umur 15-44 tahun, baik untuk laki-laki maupun perempuan. Sedangkan proporsi penduduk menurut jenis kelamin di wilayah kerja Puskesmas Ngablak Tahun 2010 adalah jumlah penduduk perempuan lebih banyak yaitu sejumlah 20.727 jiwa (50,16%) dibandingkan penduduk laki-laki yaitu sejumlah 20.595 jiwa (49,84%).

   c. Rasio Jenis Kelamin Penduduk

Perbandingan jumlah penduduk laki-laki dengan penduduk perempuan merupakan perbandingan jumlah penduduk menurut jenis kelamin. Rasio jenis kelamin di wilayah kerja Puskesmas Ngablak tahun 2010 adalah 99,36. Hal ini menggambarkan bahwa jumlah penduduk perempuan lebih banyak daripada jumlah penduduk laki-laki.

   d. Keadaan Sosial Ekonomi

Sebagian besar mata pencaharian penduduk Ngablak adalah petani atau buruh tani (40,12%) dan hanya sebagian kecil sebagai PNS/TNI/POLRI/Pensiunan( 2,4% ).

   e. Tingkat Pendidikan

Tingkat pendidikan penduduk laki-laki dan perempuan berusia 10 tahun ke atas dirinci menurut tingkat pendidikan tertinggi yang ditamatkan di wilayah kecamatan Ngablak tahun 2010 paling banyak adalah tingkat SD/MI, baik laki-laki maupun perempuan,terendah tingkat diploma dan universitas.Ini menunjukkan tingkat pendidikan penduduk di kecamatan Ngablak masih rendah.


4. Sumber Daya Puskesmas

  A. Tenaga di Puskesmas Ngablak

    Kepala Puskesmas : 1
    Dokter Umum : 2
    Dokter Gigi : 1
    Perawat : 6
    Perawat Gigi : 1
    Bidan Puskesmas : 1
    Bidan Desa : 16
    Petugas Gizi : 1
    Asisten Apoteker/D3 Farmasi : 1
    Petugas Laboratorium : 1
    Tata Usaha : 2
    Kesehatan lingkungan : 1
    Rekam Medis : 1
    Petugas apotek : 1
    Bendahara barang : 1 (merangkap)
    Petugas Pendaftaran : 2
    Penjaga malam : 1

   B. Sarana Fisik

    Puskesmas Induk : 1
    Rumah Dinas Dokter : 1
    Rumah Dinas Paramedis : 1
    Puskesmas Pembantu : 3
    Mobil Puskesling/Ambulance : 2
                                          

5. Upaya Pelayanan Puskesmas

Puskesmas Ngablak sudah melakukan upaya pelayanan kesehatan yang sesuai dengan 6 pokok program kesehatan dasar wajib,yaitu :

1. Upaya Kesehatan Ibu dan Anak serta Keluarga Berencana

2. Upaya Perbaikan Gizi Masyarakat

3. Upaya Promosi Kesehatan

4. Upaya Kesehatan Lingkungan      

5. Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular

6. Upaya Pengobatan

Selain upaya pelayanan kesehatan dasar tersebut di atas, Puskesmas Ngablak juga melakukan upaya pelayanan pengembangan yang lain, diantaranya :

1. Usaha Kesehatan Sekolah ( UKS )

2. Pelayanan Gawat Darurat (UGD)
                              
3. Pelayanan Kesehatan Jiwa      

4. Pelayanan Kesehatan Mata

5. Pelayanan Kesehatan Usia lanjut (Usila)

6. Perawatan Kesehatan Masyarakat (Perkesmas)

7. Pelayanan Laboratorium sederhana

Untuk menunjang semua kegiatan pelayanan kesehatan tersebut,Puskesmas Ngablak juga melakukan pelayanan di luar gedung puskesmas induk, termasuk PKD (11 buah).

Status Kesehatan Masyarakat.

Angka Kematian Ibu pada tahun 2011 sampai bulan Oktober tidak ada kematian ibu, Cakupan K1 596 (83,71%), Cakupan K4 494 (69,38%), Cakupan Bumil resiko tinggi yang dideteksi ada 225 (157,34%), Cakupan komplikasi kebidanan yang ditangani (Ibu hami resiko tiinggi yang ditangani/dirujuk) 168 ( 204,88%), Persalinan oleh Nakes 516 (72,47 %). Cakupan Kunjungan neonatus  1 (Kn1) ada 532 (81,85%.
Cakupan kunjungan bayi sampai bulan Oktober 2011 ada 529 (81,24%), sedangkan cakupan pelayanan anak balita (deteksi dini tumbuh kembang anak balita dan prasekolah) ada 5390 (102,45%).
Kasus Gizi Buruk selama tahun Oktober 2011 ada 5 kasus, telah di berikan PMT Pemulihan dari dana BOK , sampai bulan Oktober 2011 tinggal ada 2 kasus penderita gizi buruk. Cakupan pemberian PMT MP ASI pada anak usia 6 – 24 bulan dari keluarga miskin ada 39 anak.
Untuk pelayanan penjaringan kesehatan siswa SD dan setingkat sampai bulan Oktober 2011 ada 1388 siswa(54,27%), dan untuk cakupan peserta Keluarga Berencana Aktif ada 17.686 orang.
Cakupan penemuan dan penanganan penderita penyakit (jumlah kasus baru) sampai Oktober 2011 ada 8500 kasus.Cakupan penderita suspect TB ada 38 (8,6%), sedangkan TB dengan BTA (+) ada 6 kasus (13,64%). Untuk cakupan penderita Pneumonia pada balita ada 66 kasus (26,1%). Tidak ditemukan kasus DBD, Campak, Polio, Malaria dan HIV/AIDS. Ditemukan satu kasus curiga Filariasis, tetapi setelah dilakukan pemeriksaan darah tepi hasilnya negatif.


ALAMAT

JL. RAYA GRABAG - NGABLAK KM 1