Benchmark Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus ke Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang

Dalam rangka meningkatkan kualitas pembinaan dan penguatan kinerja Puskesmas, Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus melaksanakan kegiatan benchmark ke Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang dengan tema Tim Pembina Cluster Binaan (TPCB) Puskesmas.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk berbagi pengalaman, praktik baik, inovasi, serta strategi pembinaan Puskesmas melalui penguatan peran TPCB. Diharapkan hasil benchmark dapat menjadi inspirasi untuk meningkatkan efektivitas pembinaan, monitoring, evaluasi, dan pendampingan Puskesmas secara berkelanjutan.

Berbagi Praktik Baik, Perkuat TPCB, Tingkatkan Mutu Puskesmas, Wujudkan Masyarakat Sehat.

Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang Memeriahkan Karnaval Kemerdekaan Kabupaten Magelang 2026

Dalam Upaya peningkatan derajat Kesehatan Masyarakat, sektor Kesehatan Bersama-sama seluruh elemen, bergerak Bersama untuk Kesehatan, kebugaran dan produktivitas.

Sejalan dengan peran sebagai tenaga Kesehatan diibaratkan dengan sosok GATOTKACA yang berjuluk OTOT KAWAT BALUNG WESI, sebagai simbol ketahanan, kekuatan dan ketangguhan fisik yang menjadi modal utama sebagai PELAYAN Kesehatan yang menjadi garda terdepan untuk melindungi Masyarakat dari benteng ancaman penyakit.

tugas mulia ini akan semakin cepat terwujud dalam kebersamaan, semangat gotong royong, kepedulian dan kesadaran bahwa setiap orang memiliki peran dalam mewujudkan Kesehatan Masyarakat, seperti halnya tergambar dalam tarian gugur gunung yang mengajarkan kepada kita bahwa pekerjaan besar akan menjadi ringan apabila dilakukan secara bersama-sama.

Dinas Kesehatan dengan Puskesmas, Rumah Sakit Daerah dan UPT Labkes dan Farmasi,  Satuan Karya Pramuka Bakti Husada dan tentu saja Kader Kesehatan, menjadi satu kekuatan, bukan hanya tentang mengobati penyakit, tetapi untuk mencegah penyakit sebelum datang. Namun keberhasilan Upaya ini sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Dimulai dari hal-hal sederhana: membiasakan cuci tangan, menjaga kebersihan lingkungan, konsumsi makanan bergizi, melakukan aktivitas fisik, tidak merokok serta melakukan cek Kesehatan secara rutin sebagai bagian Upaya nyata untuk mencegah penyakit.

Seiring pelestarian budaya dalam Upaya pemeliharaan Kesehatan dan Kebugaran, JAMU sebagai warisan kekayaan budaya bisa dikelola secara aman, tepat dan bermanfaat,

Dengan Kekuatan yang prima,

Semangat kebersamaan,

Budaya Masyarakat yang saling peduli,

Kita wujudkan Masyarakat Kabupaten Magelang yang lebih SEHAT, BUGAR DAN PRODUKTIF.

MERDEKA!!!                  MERDEKA!!!                  MERDEKA!!!

Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang Melaksanakan Kegiatan Penemuan Kasus TBC Terintegrasi CKG

Pada tanggal 12 Agustus 2026, dinas kesehatan Kab. Magelang bekerja sama dengan Puskesmas Borobudur dan pemerintah Desa Ngadiharjo, Kec. Borobudur melaksanakan kegiatan penemuan kasus TBC terintegrasi CKG bertempat di Balkondes Ngadiharjo. Acara dimulai pukul 08.00 WIB, dibuka oleh perwakilan Pemerintah Desa Ngadiharjo, dan dihadiri oleh 100 orang peserta yang terdiri atas Kontak Erat dan Kontak Serumah dari pasien TBC serta masyarakat sekitar. Rangkaian acara terdiri atas penyuluhan terkait TBC, Cek Kesehatan Gratis, serta pemeriksaan Rontgen Paru.

Pada tahun 2026, Dinas Kesehatan berencana melaksanakan kegiatan serupa di 110 lokasi lainnya, sebagai komitmen mendukung program nasional eliminasi tuberkulosis di Indonesia Tahun 2030

Tingkatkan Kebugaran Garda Terdepan, Dinkes Kab. Magelang Gelar Penggerakan Aktivitas Fisik dan Sosialisasi GERMAS

MAGELANG —Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang melalui Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) menggelar Kegiatan Penggerakan Aktivitas Fisik di Gedung TEA Mangunsari, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang,(11/08/2026).

Kegiatan yang dikemas dengan penuh semangat kebersamaan ini menghadirkan puluhan peserta yang terdiri dari kader kesehatan dan  pengemudi ambulans desa dari tiga kecamatan;  Sawangan, Muntilan, dan Mungkid.

Rangkaian acara diawali dengan senam bersama di Halaman Gedung TEA MANGUNSARI Sawangan. Seluruh peserta, mulai dari para kader hingga para driver ambulans desa, tampak antusias mengikuti instruksi pesenam. Kegiatan senam bersama ini menjadi bentuk aksi nyata pembiasaan aktivitas fisik minimal 30 menit sehari dalam kehidupan sehari-hari.

Usai aktivitas fisik, acara dilanjutkan dengan Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang yang diwakili oleh Plt. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, drg. Martin Widiastuti.  Dalam sambutannya beliau mengapresiasi tinggi peran strategis para kader Kesehatan  dan driver ambulans desa sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.

Dalam Sosialisasi Germas tersebut, menghadirkan Pristi Sukmasetya,S.Kom.,M.Kom sebagai narasumber dari Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) terkait Materi Komunikasi Antar Pribadi dan jajaran teknis Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang. Para narasumber memaparkan pentingnya Komunikasi Antar Pribadi (KAP) sebagai kompetensi  bagi kader kesehatan dan driver ambulan desa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta  menerapkan 7 pilar GERMAS, khususnya dalam hal pembiasaan aktivitas fisik secara teratur, edukasi pola makan sehat melalui Isi Piringku, serta pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin bagi para pelaku pelayanan publik di tingkat desa.

Melalui kegiatan penggerakan ini, diharapkan para kader kesehatan dan pengemudi ambulans desa tidak hanya menjadi penggerak masyarakat dalam membudayakan hidup sehat, namun juga senantiasa menjaga kebugaran dan kesehatan diri sendiri saat menjalankan tugas-tugas kemanusiaan di wilayah masing-masing.

Kegiatan Anak Sambangi Kantor Pemerintahan & Kids Take OverPuncak Peringatan Hari Anak ke-42 Tahun 2026

Kamis, 30 Juli 2026. Dalam rangka memperingati Hari Anak ke-42 Tahun 2026, Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang menerima kunjungan anak-anak melalui kegiatan Anak Sambangi Kantor Pemerintahan dan Kids Take Over.

Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak berkeliling mengenal lingkungan kerja Dinas Kesehatan, memahami berbagai tugas dan fungsi perangkat daerah, serta mengenal beragam layanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat. Salah satu layanan yang diperkenalkan adalah Public Safety Center (PSC) 119, sebagai layanan kegawatdaruratan yang siap memberikan pertolongan cepat bagi masyarakat.

Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan keberanian, rasa ingin tahu, serta meningkatkan pengetahuan anak tentang pentingnya pelayanan kesehatan dan peran pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang sehat. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana edukasi untuk menanamkan kepedulian terhadap kesehatan sejak dini sekaligus mendorong lahirnya generasi yang cerdas, sehat, dan berkarakter.

Peluncuran SIPENTING (Strategi Kolaborasi Penanganan Stunting Terintegrasi Berbasis Hexahelix) dalam Rangkaian Peringatan Hari Anak Nasional ke 42 Tahun 2026

Kamis, 30 Juli 2026, Pemerintah Kabupaten Magelang secara resmi meluncurkan SIPENTING (Strategi Kolaborasi Penanganan Stunting Terintegrasi Berbasis Hexahelix) dalam rangkaian peringatan Hari Anak Nasional ke 42 Tahun 2026 di Lapangan drh. Soepardi, Kompleks Sekretariat Daerah Kabupaten Magelang. Peluncuran dilakukan oleh Bupati Magelang, Grengseng Pamudji, bersama Forkopimda dan Kepala Perangkat Daerah sebagai wujud komitmen bersama dalam mempercepat pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Magelang.

SIPENTING merupakan inovasi yang mengintegrasikan kolaborasi lintas sektor melalui pendekatan Hexahelix dengan melibatkan pemerintah, pemerintah desa, fasilitas pelayanan kesehatan, dunia pendidikan, dunia usaha, akademisi, media, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat. Melalui sinergi yang terencana, terkoordinasi, dan berkelanjutan, setiap intervensi diharapkan dapat dilaksanakan secara terpadu, tepat sasaran, berbasis data, serta menjangkau hingga tingkat desa.

Melalui SIPENTING, Pemerintah Kabupaten Magelang terus memperkuat komitmen untuk mewujudkan percepatan penurunan stunting, meningkatkan kualitas kesehatan anak, serta menghadirkan generasi Kabupaten Magelang yang sehat, cerdas, berkualitas, dan berdaya saing.

Bakti Sosial Khitan Masal dalam Rangka Apel Siaga ke-17 Relawan Ambudes Gemilang Kabupaten Magelang

Sabtu (25/07/2026), RSUD Muntilan turut hadir dan berpartisipasi dalam Apel Siaga ke-17 Relawan Ambudes Gemilang Kabupaten Magelang di Desa Sirahan, Kecamatan Salam.

Dalam agenda besar yang dihadiri oleh seluruh armada Ambudes se- Kabupaten Magelang ini, juga diadakan Khitan Massal untuk 48 anak, yang ditangani oleh Tim Medis RSUD Muntilan yang dipimpin oleh dr. Riza Pahlevi, M.Si.Med, Sp.B, yang didukung penuh oleh Pemerintah Kab. Magelang dan Dinas Kesehatan Kab. Magelang.

Acara ini juga dihadiri oleh,
• DPRD Kab. Magelang:
1. Bp. H. Sukur Akhadi,
2. ⁠Bp. Abdul Aziz,
3. ⁠Bp. Muhammad Fahrudin.

• Kepala Dinas Kab. Magelang dr. Lies Pramudiyanti, M.M.

• Kepala Dinas Perhubungan Kab. Magelang Bp. Mashadi, S.Sos

• Direktur RSUD Muntilan, dr. Yuniar, M.P.H.

• Serta Camat Salam & Kepala Desa se-Kecamatan Salam

• Dan tidak lupa juga Puskemas Salam dengan layanan cek kesehatan Gratis!

RSUD Muntilan Mengucapkan Terima Kasih Kepada:

• Ambudes Gemilang Kab. Magelang atas sinergi luar biasa sebagai mitra setia RSUD Muntilan.

• Desa Sirahan, Kecamatan Salam atas fasilitasi dan dukungannya sehingga seluruh acara berlangsung sukses dan lancar.

Bersama mitra dan relawan, kami siap melayani dengan hati! 🩺✨

Sumber : Humas RSUD Muntilan

Remaja Sehat, Indonesia Hebat: Dinkes Kabupaten Magelang Bekali Anggota Saka Bhakti Husada MAN 1 Magelang dengan Edukasi HIV/AIDS

Magelang, 23 Juli 2026 – Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang bersama Puskesmas Mertoyudan II bekerja sama dengan Saka Bhakti Husada (SBH) MAN 1 Magelang menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan edukasi pencegahan HIV/AIDS bagi anggota Saka Bhakti Husada pada Kamis (23/7/2026) di MAN 1 Magelang. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai HIV/AIDS, sekaligus mendorong penerapan perilaku hidup sehat serta menjauhi perilaku yang berisiko.

Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Saka Bhakti Husada, dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan oleh perwakilan MAN 1 Magelang. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh semangat sebagai wujud komitmen dalam mendukung upaya promosi kesehatan di lingkungan sekolah.

Materi pertama disampaikan oleh Bapak Dalami Nur Sidiq, Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Magelang, yang mengajak para remaja untuk menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan bertanggung jawab terhadap kesehatan diri sendiri maupun lingkungan sekitar. Beliau juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menyebarkan informasi kesehatan yang benar serta menghindari perilaku yang dapat meningkatkan risiko penularan HIV.

Selanjutnya, narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang memberikan edukasi mengenai HIV/AIDS, meliputi pengertian HIV dan AIDS, cara penularan, cara pencegahan, pentingnya deteksi dini, serta upaya menghilangkan stigma dan diskriminasi terhadap Orang dengan HIV (ODHIV). Materi disampaikan secara interaktif sehingga peserta dapat memahami informasi berdasarkan fakta dan ilmu pengetahuan yang benar.

Antusiasme peserta terlihat pada sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan diajukan seputar fakta dan mitos mengenai HIV/AIDS, yang kemudian dijawab secara komprehensif oleh narasumber. Melalui diskusi tersebut, peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, menerapkan perilaku hidup sehat, dan menghormati sesama tanpa stigma maupun diskriminasi.

Suasana semakin semarak pada penghujung kegiatan saat seluruh anggota Saka Bhakti Husada bersama-sama mengumandangkan Yel-Yel SBH “Remaja Sehat, Indonesia Hebat”. Dengan penuh semangat mereka menyerukan komitmen sebagai generasi muda yang peduli terhadap kesehatan melalui seruan:

“Edukasi! Peduli! Cegah HIV/AIDS!”
“Remaja cerdas! Hidup sehat! Jauhi perilaku berisiko! Lawan stigma! Raih cita-cita!”
“SBH! SBH! SBH! Berani Peduli! Berani Edukasi! Stop HIV! Stop AIDS! Remaja Sehat… Indonesia Hebat!”

Yel-yel tersebut menjadi simbol komitmen anggota Saka Bhakti Husada untuk menjadi pelopor perilaku hidup sehat dan agen edukasi di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang berharap para anggota Saka Bhakti Husada mampu menjadi generasi yang memiliki pengetahuan yang benar mengenai HIV/AIDS, menghindari perilaku berisiko, serta berperan aktif dalam menyebarluaskan informasi kesehatan kepada teman sebaya. Sinergi antara Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, Puskesmas Mertoyudan II, DPRD Kabupaten Magelang, dan pihak sekolah diharapkan terus berlanjut sebagai upaya bersama dalam menciptakan generasi muda yang sehat, berkarakter, dan bebas dari HIV/AIDS.